Musim Haji 2014 yang Tidak Dialami Semua Orang

  • Whatsapp

Musim Haji 2014 ini tidak di alami semua orang, jika ada yang mengalami, itu tidak sedikit. Banyak yang tahu kalau orang berwajah arab disana suka memarahi orang Indonesia. (Tapi banyak juga yang halusss, dan pemaaf, catet!); Masalah besar, marah. Masalah kecil, marah. Kadang tenang-tenang duduk, Ee, kena marah. Sebab orang Indonesia manutan, terlebih pake bahasa arab, serasa mendengarkan doa.

Suatu ketika, ada pemuda tampan arab memarahi orang jawa, nenek-nenek pula. Entah asal muasalnya apa. Yang jelas keduanya cekcok. Yang membuat penonton melongo, si pemuda pake bahasa arab, sang nenek pake basa jawa:Si pemuda: “Bla … bla… bla …”Sang Nenek: “Wo, Bocah ndek ingi sore, wani nrunyam karo wong tuo, tak dungakke, njempalik kowe! (Woi, anak kemaren sore, berani tak berbudi pada orangtua, tak doakan, terbalik hidupmu)Dasar sama-sama panasnya. Kedua orang itu debatan ndak nyambung sampai ada yang menggeret sang nenek. Sampai di kamar, sambil bersungut-sungut, “Ha, pegel aku, mosok nandi-nandi diseneni ae, nggae bahasa arab sisan. Tak wales to, nggae boso jowo. Kapokmu kapan! (Ha, kesal aku, masak dimana-mana dimarahi, pakai bahasa arab lagi. Kubalas saja pake basa jawa, biar jera mereka).

Entah nenek itu telah tahu bahwa enam tahun kemudian akan ada gerakan cangkem eleknya Gus Baha’ atau tidak, Wallahu A’lam. Dan yang jelas, tulisan dibawah ini, blass tidak ada sambungannya dengan ketikan atas: Kata Imam Ibnul Qasim: “Kumendengar Imam Malik berkata: ‘Ilmu, tidak dengan banyaknya riwayat. Sebab ilmu sejati adalah khasyah/takut kepada Allah Ta’ala. Imam Abu Hatim pernah berkata: Wajib bagi orang berakal, menjauhi hal duniawi yang mengotori keilmuannya, serta punya keinginan mengamalkan semampunya. Misal, jika dia mengamalkan 5 hadis dari seratus yang ia pelajari, itu ibarat zakat ilmunya. Namun, bagi yang tidak mampu mengamalkan semua yang ia kumpulkan, maka, tidak mesti ia lemah menghafalnya’” (Raudhatul Uqalaa Imam Ibnu Hibban Hal: 37 Maktabah Syamilah) Beraaattt … Berat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *